DORAEMON THE MOVIE: NOBITA’S DINOSAUR

http://katara.wordpress.com/2007/11/07/doraemon/ http://www.shopro-entertainment.com/doraemon.html http://www.swapmeetdave.com/Humor/Cats/Doraemon.htm


Gara-gara Suneo memamerkan fosil kuku Tyrannosaurus pemberian ayahnya, Nobita sesumbar akan menunjukkan fosil dinosaurus utuh, dengan janji akan makan spaghetti dengan hidung kalau gagal. Sayangnya Doraemon tidak mau membantunya. Kali ini Nobita tidak patah semangat. Dia bertekad untuk menggali fosil dinosaurus sendiri. Secara kebetulan Nobita menemukan fosil telur dinosaurus. Untuk memastikan apa benar itu telur dinosaurus, fosil itu dikembalikan jadi seperti semula dengan Kain Pembungkus Waktu. Ternyata itu benar-benar telur dinosaurus. Telur itu kemudian menetas menjadi bayi Futabasuzukisaurus dan Nobita memberinya nama Pisuke

Nobita dan Doraemon lalu diam-diam memelihara Pisuke di rumah. Persahabatan pun timbul di antara mereka. Tapi akhirnya Pisuke terlihat orang dan mengundang kehebohan warga sekitar. Dengan berat hati, Nobita terpaksa harus mengembalikan sahabat barunya itu ke masa Cretaceous

Namun Pisuke dipulangkan ke tempat yang salah. Bukan di Jepang, melainkan di Amerika. Plesiosaurus ganas di Amerika menindas Pisuke. Maka dimulailah petualangan Nobita, Doraemon dan kawan-kawan di masa prasejarah untuk mengembalikan Pisuke ke kampung halamannya. Berhasilkah mereka?

A Challange Letter to Kudou Shinichi

http://homepages.ihug.co.nz/~jaelle/conanindex.html http://www.tc.umn.edu/~anime/wp3.shtml http://my.dek-d.com/Writer/story/viewlongc.php?id=320158&chapter=9

SHINICHI KUDOU, seorang murid SMA yang terobsesi kisah detektif Sherlock Holmes, dan dengan bakat analisanya yang spektakuler, berhasil memecahkan beberapa kasus kriminal di daerah tempat tinggalnya. Sehari-hari ia dekat dengan Ran (Kurokawa Tomoko), seorang gadis jago karate, teman bermainnya sejak kecil, putri tunggal seorang detektif ‘gagal’ bernama Kogoro Mouri. (Kenapa gagal? Karena kasus-kasus yang ditanganinya paling banter hanya mencari anjing hilang?). Shinichi dan Ran punya hubungan khusus yang sama-sama tak diakui keduanya (khas Jepang banget ya?) dan meskipun Shinichi terlihat tidak peduli, hanya Ran-lah satu-satunya gadis yang paling penting buatnya.

Kasus dimulai ketika SMA mereka mengadakan tour sekolah. Shinichi yang awalnya ogah ikut, akhirnya terpaksa ambil bagian ketika ia menerima sebuah surat tantangan yang dikirim seorang yang mengaku sebagai kidnapper. Orang tersebut akan menculik teman SMA Shinichi, dan Shinichi ditantangnya memecahkan trik yang akan dibuatnya. Trik pertama gagal; Sonoko, sahabat baik Ran, diculik di atas kapal ketika grup mereka sedang menyeberang pulau. Trik kedua pun demikian, Ran menghilang ketika mereka semua dikunci dalam ruang tertutup, dan sang kidnapper hanya memberi batas 12 jam bagi Shinichi, sebelum sebuah bom dalam ruangan di mana Ran dan Sonoko disekap meledak. Berhasilkah Shinichi memecahkan trik tersebut?

HEBOH, Korban Hilang TITANIC 1912 Masih Hidup!

Ada Misteri di Balik TITANIC
Ada Misteri di Balik TITANIC

DUA orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya. Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup.

Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991. Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es.

Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912. Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.

Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990. Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga. Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya. Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu.

Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak. Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.

Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.

Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut. Pertama, obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya. Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.

Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius. Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari. Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: “Bagaikan sehari di kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi,” tampaknya memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.